Aufa Dzakiya Salsabila, siswi kelas XII-13 MAN 2 Ponorogo, berhasil lolos ke Program Studi Pendidikan Dokter UIN Malang melalui jalur SNBT 2026. Keberhasilan tersebut berawal dari cita-citanya sejak kecil untuk menjadi dokter, didukung ketertarikannya pada bidang Kimia dan Biologi serta keinginannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Dalam perjalanannya mempersiapkan SNBT, Aufa menerapkan strategi belajar yang konsisten. Ia banyak mengerjakan soal-soal SNBT tahun sebelumnya, memperkuat pemahaman dasar matematika, serta mencatat materi yang belum dipahami untuk dipelajari kembali.
“Cara belajarku biasanya setelah pulang sekolah aku ikut les mulai sekitar jam 16.30 sampai jam 20.00. Setelah itu aku istirahat sebentar lalu latihan soal. Nanti aku bangun lagi jam 3 pagi untuk belajar karena menurutku di jam segitu otak masih fresh dan aku jadi lebih mudah memahami materi,” ujarnya.
Menurut Aufa, manajemen waktu, mental yang kuat, dan kedisiplinan merupakan hal utama yang harus dipersiapkan oleh calon mahasiswa kedokteran. Pasalnya, pendidikan dokter memiliki masa studi yang panjang, jadwal yang padat, serta tugas dan ujian yang dilakukan secara rutin.
Keberhasilan Aufa juga tidak lepas dari dukungan MAN 2 Ponorogo yang menyediakan berbagai program pendampingan akademik. Mulai dari bimbingan SNBT sejak kelas 11, guru-guru yang kompeten dan suportif, hingga program khusus KBC (Kelas Bimbingan Kedokteran) yang diperuntukkan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi di bidang kedokteran.
“Yang sangat membantu aku adalah program KBC yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis. Selain itu ada juga program bimbel setiap hari Sabtu dan bimbel saat jam pelajaran. Dukungan dari guru-guru MAN 2 juga sangat besar untuk membantu siswa mencapai cita-citanya,” jelasnya.
Selama bersekolah di MAN 2 Ponorogo, Aufa merasakan lingkungan belajar yang nyaman, dukungan yang kuat bagi siswa berprestasi, serta pembinaan nilai-nilai religius yang menjadi bekal penting dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari. Ia mengaku bangga menjadi bagian dari MAN 2 Ponorogo karena banyak pengalaman berharga yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di sana.
Kepada adik-adik kelasnya, Aufa berpesan agar tetap semangat, konsisten, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Menurutnya, usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan mengkhianati hasil. Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai agar dapat meraih universitas impian masing-masing.
Reporter:
Esa Cakra Mukti Negara XI-5
Ellena Putri Kurnia XI-11
Muh. Abimanyu X-8
Chalysta Nadine Y A X-2





